Powered By Blogger

MUSALSAL MUTAKHORIJIN PIM TAHUN 2011-2012

Kegiatan ini merupakan prosesi pemberian ijazah beberapa hadits yang jalur periwayatan hadits itu, baik rowi dan sanadnya sampai kepada Nabi Muhammad SAW.

PESAN2 "Ingat Tujuan Dari Rumah"

Ingatan yang perlu kita ingat, adalah tujuan sejati dari terselenggarakannya acara ini, Yakni agar kita selalu teringat, terjaga,dan terteguhkan di aspek aqidah, berupa Islam yang tidak setengah-setengah, apalagi KTP / sebatas menurut formalitas (anut-anutan orang sekitar).

MUNAQOSYAH

Setelah berjibun riwa-riwi membuat KTA sampai ada sebagian siswa yang telat, akhirnya pertanggungjabawan itu datang juga. Tepat di hari Senin, 05 Maret lalu para siswa 3 Aly harus mampu mempresentasikan apa yang mereka tulis..

GALERY FOTO MUSALSAL

Album foto kenangan musalsal 3 Aly 2011-2012

TAHTIMAN PTM

Ahad, 04 Desember 2011 Awan putih menyelimuti pagi yang samar-samar disinari cahaya matahari. Cuaca tidak begitu dingin seperti saat malam harinya yang penuh diguyur rerintik hujan. Panas pun tidak. Cuaca di pagi ini benar-benar bersahabat bagi rombongan ziarah Perguruan Islam Mathali’ul Falah yang terdiri dari para asatidz, pegawai, dan siswa.

Kamis, April 26, 2012

Latihan Pak Modin

Sebagai santri, dimungkinkan kelak menjadi tokoh agama di masyarakat. Apa resikonya bila seorang santri tidak memahami ilmu fikh yang dibutuhkan masyarakat, atau tahu tapi sekedar teori? Well, HSM bekerjasama dengan panitia PTM menyelenggarakan sebuah agenda yang sangat berguna kelak jika para santri kembali ke daerah masing-masing.
Tajhizul mayit merupakan salah satu praktikum ilmu fikh di mana para siswa diajari cara 'ngerumat' jenazah. Bagaimana cara perawatan yang tepat sesuai tuntunan ilmu yang dipelajari sekian tahun. Saudara Afif Fatkhurrohman merelakan dirinya dijadikan model. Berikut gambar-gambarnya.
Menunggu acara dimulai

Saling bercengkrama

Pak Cuk memberikan sambutan atas nama direktur
Mulai praktek. Afif menjadi modelnya

Mengatur kafan


Pak Mudin beberapa saat sebelum acara

Nggaya... Ambisi jadi mudin
Degdegan
Sempet-sempete guyon


Dirumat

Simbol 'macan'... hehehe

dok.NEWS

TATAP BARNITAS!!!

dok.NEWS-(26/04/2012)- Doorstand membuktikan dirinya mampu bersaing untuk merebut trofi juara setelah sore kemarin (25 April 2012) memukul Chivers City dengan skor 2-0. Gol-gol diawali dari bola-bola mati. kapten Savrool membawa Doorstand unggul lewat freekick manisnya pada babak kedua. Sebelumnya pemain tengah Doorstand, Boghem dijatuhkan sehingga wasit memberikan tendangan bebas kepada tim Doorstand. Bola tendangan sang kapten tak mampu dicegah kiper kedua Chivers, Martin Albielsa. 
Joe Hars meluapkan kegembiraan setelah membobol gawang Chivers City
Kemudian giliran Joe Hars, kiper Doorstand yang unjuk gigi lewat tendangan pinalti. Pinalti diberikan oleh wasit Min Ho asal Korea karena bola sepakan Bastian Cetjev mengenai tangan salah satu pemain Chivers. Tanpa ampun bola melesat menggetarkan gawang Chivers untuk kedua kalinya. Melihat situasi tersebut, pelatih Chivers Michael Chatdun langsung mengambil sikap. Ia menilai kiper asal Argentina itu tengah berada di bawah form. Kemudian pelatih asal Mali itu memasukkan David de Glea. Sampai babak kedua berakhir kedudukan tetap 2-0. Di pertandingan selanjutnya misi harus menang dipikul oleh Doorstand saat menjamu Barniras FC agar kans membawa trofi dapat terealisasi. Poin tiga mutlak diperlukan guna menyamai perolehan poin Barnitas FC (6 poin). Di pertandingan yang menentukan itu, Doorstand harus menang minimal dengan skor 3-0 sambil berharap Adeerct terjegal atau ditahan oleh Chivers. Mereka harus mewaspadai pergerakan striker yang tengah naik daun, Sapee 'Kebo' Sali.
Kelasemen sementara PTM League
Klub
W
D
L
GA
P
Barnitas
2
0
0
3-0
6
Doorstand
1
0
1
4-3
3
Adeerct
1
0
1
2-3
0
Chivers
0
0
2
0-4
0
 Top scorer
3 Gol : Sapee Sali (Barnitas FC)
2 Gol : Maher Zein (Adeerct United), Savrool (Doorstand)
1 Gol : Smavutch (Adeerct United), Joe Hars, Antiqoenawl (Doorstand)

Selasa, April 24, 2012

dok.NEWS


TINGGAL SELANGKAH LAGI! 
Barnitas FC 1 vs 0 Adeerct United

Baturaya (dok.NEWS 24/05/12)- Kemenangan penting 1-0 diraih oleh Barnitas FC kala menjamu Adeerct United di st. Turkid Park. Bermain menggebrak sejak menit awal, anak asuhan Fatir Fahremi leading lewat gol yang dilesakkan oleh Sapee Sali pada menit ke 37 memanfaatkan umpan matang yang diberikan Dwikht Yorke. Aksi individu yang dilakukan oleh Dwikht tak mampu dicegah oleh barisan Adeerct United sehingga dengan mudah bola disodorkan ke depan. Sapee yang berdiri bebas dengan mudah mencocor bola ke gawang Aleksandr Vicktursky yang tak berkutik.
Berkali-kali para pemain Adeerct melancarkan serangan. Namun barisan pertahanan Barnitas FC yang dipimpin oleh Daniel Clowr mampu tampil gemilang dan mematahkan kesempatan demi kesempatan yang diperoleh oleh trisula maut Adeerct Maher Zein, Thomas Rosickyn, dan Bitzer. Tusukan-tusukan sayap Amri Bolozeglu pun tak mampu berbuat banyak. Umpan-umpan Smavutch kandas di kaki barisan pertahanan Barnitas. Hal ini membuat Dan Avricea, kiper Barnitas nyaris tidak menemui ancaman. Ancaman yang berarti hanya sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan yang gagal dibendung oleh Just Biebier, namun lagi-lagi Daniel Clowr mampu meredam sebelum barisan penggempur Adeerct melakukan hal yang lebih berbahaya.
Sapee 'Kebo' Sali meluapkan kegembiraan setelah berhasil membobol gawang Aleksandr Vicktursky
Sebaliknya, berkali-kali para pemain Barnitas leluasa menggempur pertahanan Adeerct. Beruntung kiper Aleksandr Vicktursky tampil cukup gemilang. Di luar gol yang tercipta, pertahanan Adeerct terbilang cukup solid dalam mengawal pergerakan para pemain Barnitas. Duet Juhood-Djamu mampu melakukan pressing-pressing ketat terhadap para penyerang Barnitas, terutama tusukan demi tusukan yang dilakukan Dwikht.
Di babak kedua, aksi individu yang diperagakan Amri Bolozeglu hampir membuahkan hasil. Solorunnya melewati beberapa pemain nyaris membuahkan hasil andai di dekat kotak 12 pas pergerakannya tidak dapat dibaca oleh Dan Avricea. Gerakan tipuannya berhasil ditebak, walau pada akhirnya Dan mendapat perawatan dari tim medis karena berbenturan dengan Amri Bolozeglu.
Atas kekalahan ini, posisi Adeerct turun ke peringkat 2 kelasemen sementara, tertinggal tiga poin dari Barnitas. Dengan menyisakan satu laga, peluang Adeerct merengkuh tropi juara belum sepenuhnya tertutup. Namun kekalahan itu membuat peluang Barnitas kian terbuka. Apalagi di partai terakhir, klub yang Rabu lalu melumat Chivers 2-0 ini menghadapi tim Doorstand Club yang dikalahkan Adeerct 3-2. Sementara Chivers dan Doorstand Club baru akan bertanding Rabu ini di stadion yang sama.
“ Pertandingan yang hebat. Kami kurang beruntung hari ini,” ujar Arsene Modinger, pelatih Adeerct United kepada dok.news. Ia menjelaskan bagaimana persiapan mereka yang serba kurang, sehingga membuat permainannya sulit berkembang. Di lain pihak, anak-anak Barnitas lebih siap karena bermaterikan pemain bintang.
“ Mereka memiliki striker asal negeri jiran. Pergerakan pemain itu sungguh merepotkan kami. Lini tengah mereka pun sedikit lebih unggul daripada kami,” komentarnya mengenai kekuatan lawannya. Pemain yang dimaksudnya adalah Sapee Sali, si pencetak gol. Pemain yang akrab disapa ‘Kebo’ itu memang menjadi ancaman serius tim tamu.
“ Ada banyak peluang yang seharusnya bisa kami maksimalkan. Namun pertahanan mereka benar-benar tangguh,” puji Hallem, pelatih kepala Adeerct.
Secara terpisah, Dwikht Yorke, pemain tengah Barnitas memuji permainan Juhood dkk yang dinilainya sangat menyulitkan timnya.
Arsene Modenger, pelatih Adeerct memberikan aba-aba kepada anak asuhnya
“ Mereka benar-benar mempunyai karakter permainan yang mumpuni,” puji pemain yang memberi assist kepada Sapee Sali.

Pertarungan dua tim pesakitan

Hasil kalah atau imbang akan semakin mempersempit peluang untuk menjadi juara. Itulah yang dipertaruhkan dua tim yang sama-sama menelan kekalahan di pertandingan perdana. Chivers City dikalahkan 0-2 oleh Barnitas, sementara Doorstand Club secara mengejutkan ditundukkan Adeerct United 2-3. Doorstand Club tentu ingat bagaimana dua peluang emas mereka mampu dicegah oleh Juhood untuk menjadi gol-gol kemenangan. Kedua tim itu akan bersua pada Rabu, 25 April 2012 di st. Turkid park.
Dalam jumpa pers, Michael Chatdun, pelatih Chivers memaparkan bahwa mereka akan all-out dalam pertandingan kali ini. Kesalahan taktik ia akui kala timnya dibabat Barnitas dua gol tanpa balas.
“ Kami selalu yakin bahwa kami bisa,” ucap Michael optimis. “ Kekalahan pertama kali diwarnai faktor ketidakberuntungan. Kali ini kami siap,” lanjutnya. Ia tetap akan mengandalkan formasi 4-3-3 dengan An. Vermansyah menjadi penopang suplai bola-bola ke depan. Penyerang haus gol Zidna Zacker masih akan diandalkan untuk mengobrak-abrik pertahanan Doorstand Club. Di belakang David De Glea dipercaya mengawal mistar gawang.
Sir Alex Ad-Din harus mewaspadai taktik menyerang tim lawan
Sementara itu, keoptimisan juga menyelimuti ruang ganti Doorstand Club. Mereka yakin kali ini mampu menjinakkan klub yang bermarkas di dekat gerbang tersebut.
“ Seharusnya ada dua sampai tiga gol tercipta di pertandingan kami melawan Adeerct. Namun perfotma gila barisan pertahanan mereka membuat segalanya tidak mudah. Untuk itu kami mencari gantinya besok (hari ini. Red)” koar Savrool Malf, pemain Doorstand Club. Ia yakin dengan kematangan taktik dan strategi yang mereka terapkan akan mampu mengunduh hasil optimal.
“ Pertandingan ini ibarat final bagi kami. Kalah atau seri sama saja memupuskan harapan kami untuk membawa pulang itu (tropi. Red),” tukas Sir Alex Ad-Din, manager Doorstand Club asal Mongolia. Statistic menunjukkan bahwa performa kedua tim sama-sama tengah merosot. Pertandingan ini mereka jadikan sebagai ajang pembuktian dan pelampiasan atas kekalahan masing-masing.

 
Kelasemen sementara PTM League
Klub
W
D
L
GA
P
Barnitas
2
0
0
3-0
6
Adeerct
1
0
1
3-3
3
Doorstand
0
0
1
2-3
0
Chivers
0
0
1
0-2
0
 Top scorer
3 Gol : Sapee Sali (Barnitas FC)
2 Gol : Maher Zein (Adeerct United)
1 Gol : Smavutch (Adeerct United), Savrool, Antiqoenawl (Doorstand)

LIVE & EXCLUSIVE
Doorstand Club V Chivers City
St. Turkid Park, 15.30
Wednesday, April 25th 2012
Perkiraan pemain
Doorstand Club (4-4-1-1): Joe Hars (GK), B. Lescott, Marcos Wante, Aanshavin, Amr Khan, Gembelle, Mark Avivian-Foe, John Arne Riiza, Cattle More, Antiqoenawl, Savrool (c).
Manager : Sir Alex Ad-Din (Mongolia)

Chivers City (4-3-2-1): David De Glea, Fikr Mamoun, Yousoof Ahmed, Syams Arive, Roberto Mencioni, Alexis Blonches, An. Vermasyah (c), Roman Chavilio, Mirko Al-Thathaobai, Zidna Zacker, Savilian Jr.
Manager : Michael Chatdun (Mali)

Foto-foto eksklusif Barnitas FC vs Adeerct United
Tim Barnitas FC

Melakukan peregangan

Menjaga kekompakan

Shollu 'alan Nabi Muhammad!

Tim Adeerct United

Memberi motivasi

Jalannya pertandingan

Memantau rekan-rekan

Peluang yang gagal

Kamis, Maret 22, 2012

Munaqosyahan

Setelah berjibun riwa-riwi membuat KTA sampai ada sebagian siswa yang telat, akhirnya pertanggungjabawan itu datang juga. Tepat di hari Senin, 05 Maret lalu para siswa 3 Aly harus mampu mempresentasikan apa yang mereka tulis.
Banyak kesan yang tertuang di dalamnya. Ada yang 'mlongok' karena tidak tahu apa yang mereka jawab, ada yang ceriwis sebab hafal materi. Tak jarang beberapa siswa senyam-senyum pepsoden karena bingung. Berikut hasil jepretan yang dilakukan oleh redaksi kami.



menunggu penguji (munaqisy)
sedikit canda


santai...

menunggu jawaban

mendengar pertanyaan

deretan kursi panas

meneliti naskah

presentasi KTA

mengamati


ada yang lucu...




menunggu giliran, merancang strategi





Dadio Wong seng Duwe Akal

Lapangan PIM, Kamis, 23 Februari 2012

Pagi itu matahari mulai terasa membakar kulit saat pengumuman diadakan tausyiah bergema lewat pengeras suara yang terpasang di hampir setiap sudut gedung PIM. Para siswa langsung menempatkan diri di emperan kelas dan saling berebut tempat yang dianggap nyaman. Pengumuman kembali terdengar bahwa setiap siswa diharuskan menempatkan diri di gedung bagian utara (menghadap selatan). Jadilah terik yang menyengat itu benar-benar membuat sebagian siswa merasa gerah karena mendapat tempat yang kurang beruntung. Namun kegerahan itu mulai tereduksi saat sosok bersahaja KH. Nafi’ Abdillah rawuh untuk mengisi tausyiah rutin bulanan. Suasana benar-benar hening. Hanya ada suara kelotekan palu para tukang yang beradu dengan benda-benda keras yang memecah kekhusyukan para siswa yang dahaga akan kata-kata pembasuh jiwa.
“ Apa itu tausyiah?” Begitulah kata-kata yang dilontarkan Abah Nafi’ saat memulai tausyiahnya. Kemudian beliau menjelaskan mengenai wajibnya belajar bagi setiap muslimin dan muslimat. طلب العلم فريضة علي كل مسلم و مسلمة
Bahwa ilmu terdiri dari beberapa bagian, yaitu ilmu syari’ah dan hikmah. Dan wajib bagi kita untuk mencarinya.
“ Yang disuruh tholabul ‘ilmi harus yang punya akal. Nek gak duwe akal yo ora wajib. Contone etok-etok loro,” dawuh Abah yang membuat sebagian besar siswa berinstropeksi. Dawuh beliau ini kemudian menjadi sebuah perbincangan di kalangan siswa khususnya kelas 3 Aly A yang kemudian membahas hingga dawuh KH. Abdullah Salam yang diceritakan bahwa beliau memberi batasan izin sakit seorang siswa. Yaitu ketika sakit itu benar-benar membahayakan dan membuat orang tersebut tidak bisa berjalan. ‘Nek iseh kuwat melaku yo wajib sekolah’.
Di keterangan selanjutnya Abah Nafi’ secara tersirat membahas kenakalan siswa. Beliau menjelaskan bahwa ada peraturan untuk murid untuk ditaati oleh murid. Seorang murid tidak boleh meniru para asatidz seperti membawa hp, sarungan dll dan hal lain yang sudah termaktub dalam TATIB siswa. Peraturan murid ya untuk murid dan peraturan guru ya untuk guru. Apabila ada siswa yang ingin melakukan apa yang dilakukan oleh guru dalam hal peraturan, seharusnya para siswa tersebut berinstropeksi sejauh mana mereka bisa menyamai kadar para asatidz.
اذا صارت هكذا فليأكل شاء
Dimisalkan apabila guru terlambat maka siswa harus mempelajari kenapa guru belum atau tidak masuk. Bukannya berprasangka buruk (su’dzon) atau bahkan menyepelekan. Manusia diberkati akal. Sebagai orang yang berakal sudah seharusnya siswa dapat berpikir. Karena peraturan merupakan sarana untuk mendapat ilmu (yang bermanfaat). Insya Allah.
Dalam kenyataannya, kenakalan siswa semakin tahun cenderung meningkat. Bahkan di tahun ini merupakan rekor pemanggilan wali murid dalam beberapa tahun belakangan. Hal ini pula yang sempat menjadi topik hangat. Siapa yang salah atas kenakalan siswa? Salah seorang guru mengatakan itu bukan seratus persen kesalahan siswa. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya semisal faktor lingkungan dan keluarga. Untuk itu dibutuhkan kerja sama berbagai pihak guna menanggulangi kemerosotan moral para siswa. Hubungan erat tiga elemen (tripartit) pendidikan; keluarga, sekolah, dan lingkungan perlu ditingkatkan guna membentuk karakter pribadi yang diharapkan. Yakni menjadi insan yang sholih dan akrom.
“ Seng ora naati peraturan mugo-mugo edan seteruse,” lontar Abah Nafi’ bernada gurau. Tak satupun siswa yang mengamini ucapan beliau. Namun siswa akhirnya mengamini setelah Abah mengatakan para siswa tidak berani mengamini berarti masih mempunyai niat untuk melanggar peraturan.
“ Rak ketok edane tapi sepenake dewe. Contone poine akeh.” Ikrar itu juga menandai bahwa siswa punya keinginan untuk menjadi seorang tholabul ilmi yang berakhlakul karimah.
Terakhir Abah Nafi’ berpesan agar para murid tidak membuat izin fiktif karena hal itu bisa menjadi keresahan di dalam hati. Lebih dari itu, pembuatan izin fiktif (semisal sakit) malah bisa kembali kepada diri sendiri. Karena izin fiktif termasuk dalam kategori maksiat. Dan maksiat membuat rasa tidak enak di hati.
Semoga apa yang beliau sampaikan bermanfaat bagi kita semua. Dan apabila ada teman pembaca yang mendapat kejanggalan atas tulisan ini, kami dari seksi dokumentasi berharap akan ada pembenahan dan penyempurnaan. Terima kasih. (Sarjoko.Red)

Kembali pada Tujuan Rumah


Kembali ke Tujuan Rumah

Ingatan yang perlu kita ingat, adalah tujuan sejati dari terselenggarakannya acara ini, Yakni agar kita selalu teringat, terjaga, & terteguhkan di aspek aqidah, berupa Islam yang tidak setengah-setengah, apalagi KTP / sebatas menurut formalitas (anut-anutan orang sekitar). Padahal seharusnya secara totalitas ((كافّةً. Karena jika tidak, maka laksana hamba yang “Ora’ ngalor ora’ ngidul (لاشرقيّة ولا غربيّةl(”, itulah ungkapan untuk ia yang tidak berperinsip jelas dalam hidupnya, terlebih untuk era kini yang tidak bisa ditebak sebagai periode hidup yang apa dan mana?Dan satu hal juga, karena realitas kita, yakni insan, tempat pastinya lupa dan dosa.
Sudah seewajibnya bagi kita untuk mendengar secara seksama & khidmat lantunan-lantunan hikmah yang di utarakan para masyayikh dan para Ustadz yang lain, sehingga kita mampu menginstropeksi diri pribadi masing-masing, demi kesejahteraan hidup yang berlandasan menurut Al-Qur’an & As-Sunnah.
Haruslah kita renungi kembali betapa dahsyatnya firman Allah ; “يَوْمَ نَدْعُوْا كلَّ اُناس بإمامهْم  (Di hari itu, Aku (Allah) akan memanggil setiap satuan manusia “di alam makhsyar” beserta imam yang ia anut)  Q.S Al-Isro Ayat 71.  Dan sabda nabi Muhammad SAW ; "المؤمن مرأة المؤمنين" (Seseorang yang beriman adalah cermin bagi mu’min-mu’min selainnya), &إنّما يخشر النّاس مع من أحبّ
 (Sesunggunhnya manusia akan di kumpulkan “di alam Makhsyar”  bersama orang yang  ia idola-idolakan / cintai).

Jadi hal yang harus kita lakukan adalah mengevaluasi siapakah panutan kita, sandaran kita, idola kita, cinta kita ???,,
Orang Baratkah ?Personil band-kah? Persepak bolakah ? Akankah karakternya yang demikian layak ternobatkan sebagai penghuni surga a
tau neraka??                    
Maka pikirkan secara jangka panjang untuk raga dan jiwa ini selayaknya di taruh ke mana & kepada siapa??? Sehingga adanya dapat menjadi syafaat di satu hari, di mana tidak ada 1 pun yang mampu menolong dalam kegalauan, kesukaran, & kesempitan dalam gerak & laku.
-Kembali ke lingkungan kita, bahwasanya santri PIM sejatinya tidak kalah dengan para siswa-siswa sekolah lain, hanya saja kasus kronis yang bersemayam adalah “malas, lemah semangat, ketiadaan spirit juang, optimis, & al-hirs / sungguh-sungguh”, Maka camkan bait syair yang terurai berikut ini ;
"إجْهدْ ولاتكسلْ ولاتك غافلاً # فندامة العقبى لمنْ يتكاسل"
(Bersungguh-sungguhlah, jangan bermalas-malasan dan jangan Anda terlanjur menjadi si bodoh. Maka jika demikian, penyesalan yang berlarut hanya teruntuk ia yang bermalas-malasan)
Maka Solusi yang membantu adalah membuat rangkaian kalimat “INGATLAH TUJUAN DARI RUMAH” di tempat yang mudah jadi sorotan mata, Sehingga ada jamuan ulang untuk hati & keyakinan yang lebih teguh lagi. (Faizin.Red. Berdasarkan kutipan ceramah mau'idhoh hasanah oleh ust. KH. Ali Fattah Ya'qub di halaman PIM, 01 Desember 2012)