Powered By Blogger

MUSALSAL MUTAKHORIJIN PIM TAHUN 2011-2012

Kegiatan ini merupakan prosesi pemberian ijazah beberapa hadits yang jalur periwayatan hadits itu, baik rowi dan sanadnya sampai kepada Nabi Muhammad SAW.

PESAN2 "Ingat Tujuan Dari Rumah"

Ingatan yang perlu kita ingat, adalah tujuan sejati dari terselenggarakannya acara ini, Yakni agar kita selalu teringat, terjaga,dan terteguhkan di aspek aqidah, berupa Islam yang tidak setengah-setengah, apalagi KTP / sebatas menurut formalitas (anut-anutan orang sekitar).

MUNAQOSYAH

Setelah berjibun riwa-riwi membuat KTA sampai ada sebagian siswa yang telat, akhirnya pertanggungjabawan itu datang juga. Tepat di hari Senin, 05 Maret lalu para siswa 3 Aly harus mampu mempresentasikan apa yang mereka tulis..

GALERY FOTO MUSALSAL

Album foto kenangan musalsal 3 Aly 2011-2012

TAHTIMAN PTM

Ahad, 04 Desember 2011 Awan putih menyelimuti pagi yang samar-samar disinari cahaya matahari. Cuaca tidak begitu dingin seperti saat malam harinya yang penuh diguyur rerintik hujan. Panas pun tidak. Cuaca di pagi ini benar-benar bersahabat bagi rombongan ziarah Perguruan Islam Mathali’ul Falah yang terdiri dari para asatidz, pegawai, dan siswa.

Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 12, 2012

Siswa Mutakhorijin Mengikuti Prosesi Musalsal

Kajen-Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis pesantren salaf, Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen Margoyoso Pati terus mengupayakan langkah guna mempertahankan tradisi kepesantrenan. Salah satu yang dipertahankan dan menjadi tradisi tahunan adalah diselenggarakannya prosesi musalsal bagi siswa-siswa mutakhorijin—sebutan bagi siswa kelas 3 Aliyah. Prosesi musalsal dipimpin langsung oleh Direktur PIM KH MA Sahal Mahfudz di kediaman beliau di komplek Pesantren Maslakul Huda Kajen (Rabu, 06 Juni 2012).
Kegiatan ini merupakan prosesi pemberian ijazah beberapa hadits yang jalur periwayatan hadits itu, baik rowi dan sanadnya sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Hadits-hadits tersebut bukan hanya sama berupa ucapan dan lafadznya saja, melainkan mencakup sifat-sifat serta perilaku nabi ketika menyampaikannya. Dalam bahasa sederhananya, penyampaian hadits-hadits tersebut mencakup hal-hal khusus. Misalkan ketika menyampaikan sebuah hadits nabi melakukan gerakan berupa memegang jenggotnya, maka periwayat juga melakukan hal yang sama. Begitu pula saat nabi menyampaikan sebuah hadits dengan menangis, periwayat pun harus menangis ketika meriwayatkan hadits tersebut. Periwayatan sanad hadits—sebagaimana dijelaskan KH MA Sahal Mahfudz—merupakan keistimewaan umat Nabi Muhammad.
Ada sembilan hadits yang diijazahkan oleh Mbah Sahal—sapaan akrab KH MA Sahal Mahfudz—kepada para siswa. Hadits-hadits yang terangkum dalam kitab Lum’at al-Himmah ila al-Musalsalat al-Muhimmah ialah musalsal bi al-awaliyah, musalsal bi a’udzubillahi mina as-syaithan ar-rajim, musalsal bi qira’ah surat al-fatihah, musalsal bi qira’ah ayat al-kursi, musalsal bi al-mahabbah, musalsal bi al-ru’ya, musalsal bi al-mushafahah, musalsal bi al-musyabakah, dan musalsal bi khatmi al-majlis bi ad-du’a. Kitab kecil tersebut disusun oleh Mbah Sahal atas berbagai pertimbangan. Dari banyaknya hadits musalsal yang beliau miliki, kesembilan hadits inilah yang dianggap paling penting di antara hadits-hadits musalsal lainnya.
Dalam pidato berbahasa Arabnya, Mbah Sahal menjelaskan bahwa beliau mendapatkan ijazah musalsal tersebut dari seorang syekh Makkah bernama Syekh Yasin al-Fadany al-Makky. Syekh yang konon memiliki 500 guru inilah yang mengijazahkan sanad seluruh kitab yang pernah dibacanya kepada beliau. Di lain kesempatan, Mbah Sahal berpesan agar para siswa selalu melakukan setiap hal dengan ilmu.
“Sebab jika ilmu tidak diamalkan, besok di hari kiamat ilmu itu akan menuntut,” tegasnya.

Terharu
Siswa kelas 3 Aliyah yang berjumlah 125 mengikuti prosesi acara mulai pembukaan hingga penutup dengan khidmat. Mereka dipandu Mbah Sahal membaca kitab musalsal bersamaan dan menirukan apa yang Mbah Sahal contohkan. Seperti saat membaca musalsal bi a’udzubillahi min as-syaithan ar-rajim, Mbah Sahal  mengingatkan agar para siswa terlebih dahuli membaca lafadz ‘a’udzubillahi as-sami’il ‘alim’, kemudian Mbah Sahal membenarkan bacaan mereka dengan bacaan ta’awudz ’’a’udzubillahi min as-syaithan ar-rajim’’. Barulah para siswa membaca ta’awudz dengan benar. Tak sedikit siswa menitikkan air mata karena terharu.
“Jadi ingat segala kesalahan yang pernah dilakukan selama sekolah,” aku M Nur Faizin, siswa kelas 3 Aly A. Ia mencontohkan beberapa kenakalan-kenakalan yang dilakukannya semisal kurang memperhatikan pelajaran, menyakiti perasaan guru dan teman, hingga tindakan-tindakan tidak benar lainnya.
“Semoga itu (kesalahan) tidak menyebabkan tertutupnya pintu ridla dari sang guru yang membuat ilmu kita tidak bermanfaat,” harap siswa yang bersekolah di PIM sejak tingkat Diniyah Ula itu.
Namun beberapa siswa terlihat sumringah setelah prosesi yang ditutup dengan foto bersama direktur itu berakhir.
“Ya senang bisa merasakan musalsal dengan direktur. Harapannya mampu menjadi insan yang shalih dan akrom,” ucap M Sholeh, siswa asal Jambi. (es-o. doknewss).
Mbah Sahal membacakan musalsal di hadapan para siswa

Kamis, April 26, 2012

Latihan Pak Modin

Sebagai santri, dimungkinkan kelak menjadi tokoh agama di masyarakat. Apa resikonya bila seorang santri tidak memahami ilmu fikh yang dibutuhkan masyarakat, atau tahu tapi sekedar teori? Well, HSM bekerjasama dengan panitia PTM menyelenggarakan sebuah agenda yang sangat berguna kelak jika para santri kembali ke daerah masing-masing.
Tajhizul mayit merupakan salah satu praktikum ilmu fikh di mana para siswa diajari cara 'ngerumat' jenazah. Bagaimana cara perawatan yang tepat sesuai tuntunan ilmu yang dipelajari sekian tahun. Saudara Afif Fatkhurrohman merelakan dirinya dijadikan model. Berikut gambar-gambarnya.
Menunggu acara dimulai

Saling bercengkrama

Pak Cuk memberikan sambutan atas nama direktur
Mulai praktek. Afif menjadi modelnya

Mengatur kafan


Pak Mudin beberapa saat sebelum acara

Nggaya... Ambisi jadi mudin
Degdegan
Sempet-sempete guyon


Dirumat

Simbol 'macan'... hehehe

dok.NEWS

TATAP BARNITAS!!!

dok.NEWS-(26/04/2012)- Doorstand membuktikan dirinya mampu bersaing untuk merebut trofi juara setelah sore kemarin (25 April 2012) memukul Chivers City dengan skor 2-0. Gol-gol diawali dari bola-bola mati. kapten Savrool membawa Doorstand unggul lewat freekick manisnya pada babak kedua. Sebelumnya pemain tengah Doorstand, Boghem dijatuhkan sehingga wasit memberikan tendangan bebas kepada tim Doorstand. Bola tendangan sang kapten tak mampu dicegah kiper kedua Chivers, Martin Albielsa. 
Joe Hars meluapkan kegembiraan setelah membobol gawang Chivers City
Kemudian giliran Joe Hars, kiper Doorstand yang unjuk gigi lewat tendangan pinalti. Pinalti diberikan oleh wasit Min Ho asal Korea karena bola sepakan Bastian Cetjev mengenai tangan salah satu pemain Chivers. Tanpa ampun bola melesat menggetarkan gawang Chivers untuk kedua kalinya. Melihat situasi tersebut, pelatih Chivers Michael Chatdun langsung mengambil sikap. Ia menilai kiper asal Argentina itu tengah berada di bawah form. Kemudian pelatih asal Mali itu memasukkan David de Glea. Sampai babak kedua berakhir kedudukan tetap 2-0. Di pertandingan selanjutnya misi harus menang dipikul oleh Doorstand saat menjamu Barniras FC agar kans membawa trofi dapat terealisasi. Poin tiga mutlak diperlukan guna menyamai perolehan poin Barnitas FC (6 poin). Di pertandingan yang menentukan itu, Doorstand harus menang minimal dengan skor 3-0 sambil berharap Adeerct terjegal atau ditahan oleh Chivers. Mereka harus mewaspadai pergerakan striker yang tengah naik daun, Sapee 'Kebo' Sali.
Kelasemen sementara PTM League
Klub
W
D
L
GA
P
Barnitas
2
0
0
3-0
6
Doorstand
1
0
1
4-3
3
Adeerct
1
0
1
2-3
0
Chivers
0
0
2
0-4
0
 Top scorer
3 Gol : Sapee Sali (Barnitas FC)
2 Gol : Maher Zein (Adeerct United), Savrool (Doorstand)
1 Gol : Smavutch (Adeerct United), Joe Hars, Antiqoenawl (Doorstand)

Selasa, April 24, 2012

dok.NEWS


TINGGAL SELANGKAH LAGI! 
Barnitas FC 1 vs 0 Adeerct United

Baturaya (dok.NEWS 24/05/12)- Kemenangan penting 1-0 diraih oleh Barnitas FC kala menjamu Adeerct United di st. Turkid Park. Bermain menggebrak sejak menit awal, anak asuhan Fatir Fahremi leading lewat gol yang dilesakkan oleh Sapee Sali pada menit ke 37 memanfaatkan umpan matang yang diberikan Dwikht Yorke. Aksi individu yang dilakukan oleh Dwikht tak mampu dicegah oleh barisan Adeerct United sehingga dengan mudah bola disodorkan ke depan. Sapee yang berdiri bebas dengan mudah mencocor bola ke gawang Aleksandr Vicktursky yang tak berkutik.
Berkali-kali para pemain Adeerct melancarkan serangan. Namun barisan pertahanan Barnitas FC yang dipimpin oleh Daniel Clowr mampu tampil gemilang dan mematahkan kesempatan demi kesempatan yang diperoleh oleh trisula maut Adeerct Maher Zein, Thomas Rosickyn, dan Bitzer. Tusukan-tusukan sayap Amri Bolozeglu pun tak mampu berbuat banyak. Umpan-umpan Smavutch kandas di kaki barisan pertahanan Barnitas. Hal ini membuat Dan Avricea, kiper Barnitas nyaris tidak menemui ancaman. Ancaman yang berarti hanya sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan yang gagal dibendung oleh Just Biebier, namun lagi-lagi Daniel Clowr mampu meredam sebelum barisan penggempur Adeerct melakukan hal yang lebih berbahaya.
Sapee 'Kebo' Sali meluapkan kegembiraan setelah berhasil membobol gawang Aleksandr Vicktursky
Sebaliknya, berkali-kali para pemain Barnitas leluasa menggempur pertahanan Adeerct. Beruntung kiper Aleksandr Vicktursky tampil cukup gemilang. Di luar gol yang tercipta, pertahanan Adeerct terbilang cukup solid dalam mengawal pergerakan para pemain Barnitas. Duet Juhood-Djamu mampu melakukan pressing-pressing ketat terhadap para penyerang Barnitas, terutama tusukan demi tusukan yang dilakukan Dwikht.
Di babak kedua, aksi individu yang diperagakan Amri Bolozeglu hampir membuahkan hasil. Solorunnya melewati beberapa pemain nyaris membuahkan hasil andai di dekat kotak 12 pas pergerakannya tidak dapat dibaca oleh Dan Avricea. Gerakan tipuannya berhasil ditebak, walau pada akhirnya Dan mendapat perawatan dari tim medis karena berbenturan dengan Amri Bolozeglu.
Atas kekalahan ini, posisi Adeerct turun ke peringkat 2 kelasemen sementara, tertinggal tiga poin dari Barnitas. Dengan menyisakan satu laga, peluang Adeerct merengkuh tropi juara belum sepenuhnya tertutup. Namun kekalahan itu membuat peluang Barnitas kian terbuka. Apalagi di partai terakhir, klub yang Rabu lalu melumat Chivers 2-0 ini menghadapi tim Doorstand Club yang dikalahkan Adeerct 3-2. Sementara Chivers dan Doorstand Club baru akan bertanding Rabu ini di stadion yang sama.
“ Pertandingan yang hebat. Kami kurang beruntung hari ini,” ujar Arsene Modinger, pelatih Adeerct United kepada dok.news. Ia menjelaskan bagaimana persiapan mereka yang serba kurang, sehingga membuat permainannya sulit berkembang. Di lain pihak, anak-anak Barnitas lebih siap karena bermaterikan pemain bintang.
“ Mereka memiliki striker asal negeri jiran. Pergerakan pemain itu sungguh merepotkan kami. Lini tengah mereka pun sedikit lebih unggul daripada kami,” komentarnya mengenai kekuatan lawannya. Pemain yang dimaksudnya adalah Sapee Sali, si pencetak gol. Pemain yang akrab disapa ‘Kebo’ itu memang menjadi ancaman serius tim tamu.
“ Ada banyak peluang yang seharusnya bisa kami maksimalkan. Namun pertahanan mereka benar-benar tangguh,” puji Hallem, pelatih kepala Adeerct.
Secara terpisah, Dwikht Yorke, pemain tengah Barnitas memuji permainan Juhood dkk yang dinilainya sangat menyulitkan timnya.
Arsene Modenger, pelatih Adeerct memberikan aba-aba kepada anak asuhnya
“ Mereka benar-benar mempunyai karakter permainan yang mumpuni,” puji pemain yang memberi assist kepada Sapee Sali.

Pertarungan dua tim pesakitan

Hasil kalah atau imbang akan semakin mempersempit peluang untuk menjadi juara. Itulah yang dipertaruhkan dua tim yang sama-sama menelan kekalahan di pertandingan perdana. Chivers City dikalahkan 0-2 oleh Barnitas, sementara Doorstand Club secara mengejutkan ditundukkan Adeerct United 2-3. Doorstand Club tentu ingat bagaimana dua peluang emas mereka mampu dicegah oleh Juhood untuk menjadi gol-gol kemenangan. Kedua tim itu akan bersua pada Rabu, 25 April 2012 di st. Turkid park.
Dalam jumpa pers, Michael Chatdun, pelatih Chivers memaparkan bahwa mereka akan all-out dalam pertandingan kali ini. Kesalahan taktik ia akui kala timnya dibabat Barnitas dua gol tanpa balas.
“ Kami selalu yakin bahwa kami bisa,” ucap Michael optimis. “ Kekalahan pertama kali diwarnai faktor ketidakberuntungan. Kali ini kami siap,” lanjutnya. Ia tetap akan mengandalkan formasi 4-3-3 dengan An. Vermansyah menjadi penopang suplai bola-bola ke depan. Penyerang haus gol Zidna Zacker masih akan diandalkan untuk mengobrak-abrik pertahanan Doorstand Club. Di belakang David De Glea dipercaya mengawal mistar gawang.
Sir Alex Ad-Din harus mewaspadai taktik menyerang tim lawan
Sementara itu, keoptimisan juga menyelimuti ruang ganti Doorstand Club. Mereka yakin kali ini mampu menjinakkan klub yang bermarkas di dekat gerbang tersebut.
“ Seharusnya ada dua sampai tiga gol tercipta di pertandingan kami melawan Adeerct. Namun perfotma gila barisan pertahanan mereka membuat segalanya tidak mudah. Untuk itu kami mencari gantinya besok (hari ini. Red)” koar Savrool Malf, pemain Doorstand Club. Ia yakin dengan kematangan taktik dan strategi yang mereka terapkan akan mampu mengunduh hasil optimal.
“ Pertandingan ini ibarat final bagi kami. Kalah atau seri sama saja memupuskan harapan kami untuk membawa pulang itu (tropi. Red),” tukas Sir Alex Ad-Din, manager Doorstand Club asal Mongolia. Statistic menunjukkan bahwa performa kedua tim sama-sama tengah merosot. Pertandingan ini mereka jadikan sebagai ajang pembuktian dan pelampiasan atas kekalahan masing-masing.

 
Kelasemen sementara PTM League
Klub
W
D
L
GA
P
Barnitas
2
0
0
3-0
6
Adeerct
1
0
1
3-3
3
Doorstand
0
0
1
2-3
0
Chivers
0
0
1
0-2
0
 Top scorer
3 Gol : Sapee Sali (Barnitas FC)
2 Gol : Maher Zein (Adeerct United)
1 Gol : Smavutch (Adeerct United), Savrool, Antiqoenawl (Doorstand)

LIVE & EXCLUSIVE
Doorstand Club V Chivers City
St. Turkid Park, 15.30
Wednesday, April 25th 2012
Perkiraan pemain
Doorstand Club (4-4-1-1): Joe Hars (GK), B. Lescott, Marcos Wante, Aanshavin, Amr Khan, Gembelle, Mark Avivian-Foe, John Arne Riiza, Cattle More, Antiqoenawl, Savrool (c).
Manager : Sir Alex Ad-Din (Mongolia)

Chivers City (4-3-2-1): David De Glea, Fikr Mamoun, Yousoof Ahmed, Syams Arive, Roberto Mencioni, Alexis Blonches, An. Vermasyah (c), Roman Chavilio, Mirko Al-Thathaobai, Zidna Zacker, Savilian Jr.
Manager : Michael Chatdun (Mali)

Foto-foto eksklusif Barnitas FC vs Adeerct United
Tim Barnitas FC

Melakukan peregangan

Menjaga kekompakan

Shollu 'alan Nabi Muhammad!

Tim Adeerct United

Memberi motivasi

Jalannya pertandingan

Memantau rekan-rekan

Peluang yang gagal

Kamis, Maret 22, 2012

Munaqosyahan

Setelah berjibun riwa-riwi membuat KTA sampai ada sebagian siswa yang telat, akhirnya pertanggungjabawan itu datang juga. Tepat di hari Senin, 05 Maret lalu para siswa 3 Aly harus mampu mempresentasikan apa yang mereka tulis.
Banyak kesan yang tertuang di dalamnya. Ada yang 'mlongok' karena tidak tahu apa yang mereka jawab, ada yang ceriwis sebab hafal materi. Tak jarang beberapa siswa senyam-senyum pepsoden karena bingung. Berikut hasil jepretan yang dilakukan oleh redaksi kami.



menunggu penguji (munaqisy)
sedikit canda


santai...

menunggu jawaban

mendengar pertanyaan

deretan kursi panas

meneliti naskah

presentasi KTA

mengamati


ada yang lucu...




menunggu giliran, merancang strategi





Rabu, Desember 07, 2011

Silaturrahim KMF


PIM, tempat sejuta cerita
Perguruan Islam Mathali’ul Falah yang didirikan pada tahun 1912 tengah mempersiapkan sebuah hajatan besar-besaran. Hajatan yang dimaksud adalah peringatan seratus tahun (satu abad) yang akan dilaksanakan pada bulan Desember tahun depan. Untuk menyelenggarakan acara yang superbesar dan spektakuler tersebut (karena dihadiri seluruh alumninya) para dewan asatidz yang notabene penyelenggara dituntut untuk menyelenggarakan kegiatan yang bukan asal jalan saja.
Seratus tahun merupakan usia yang fantastis bagi sebuah lembaga. Catatan kemerdekan negara RI saja baru menapaki tahun ke-66. Berarti Mathali’ul Falah 'merdeka' jauh sebelum negara ini merdeka.
Dari seratus tahun tersebut pasti banyak mengorbitkan alumni-alumninya di kancah kehidupan nasional atau bahkan internasional. Banyak alumninya yang jadi tokoh di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, propinsi, bahkan negara. Untuk itulah ada sebuah kiat mengumpulkan keseluruhannya dalam satu tempat. Para siswa beda generasi dikumpulkan guna mempererat silaturrahmi, saling berbagi cerita, saling menjalin komunikasi. Diharapkan para alumni Mathali’ul Falah tidak meninggalkan tali silaturrahmi dengan sesame alumni lainnya dan saling mengenal dengan generasi yang lain. Itulah yang tampaknya tengah dipersiapkan para asatidz.
Persiapan silaturrahmi kali ini difokuskan untuk para alumni yang berasal dari kabupaten Pati (KMF biro Pati). Sebanyak kurang lebih 400 undangan tersebar ke seluruh penjuru kabupaten. Acara dipersiapkan sebaik mungkin agar para alumni yang bernostalgia dengan masa lalunya semakin merindukan suasana kondusifnya PIM. Para siswa 3 Aly mendapat job penting guna menyukseskan acara ini. Sebanyak 30 orang diberi kehormatan untuk andil dalam acara tersebut.
Ustadz Syiddad dan Ustadz Ulin Nuha tampak paling sibuk mengomando siswa 3 Aly untuk bekerja bakti. Suasana ruang kelas yang akan digunakan sebagai ruang makan pasca acara masih sangat kotor (tepatnya menjijikkan) setelah dijadikan sebagai ruang penyimpanan besek tahtiman pada sorenya. Sampah-sampah berserakan.
“ Nanti dipel ya,” pinta Ustadz. Para siswa yang hadir dalam acara gotong royong tersebut sangat antusias mengikuti titah-titah yang diberikan. Mereka termotivasi untuk ikut menyukseskan acara seniornya. Bangku dan meja dipindah ke eklas lain. Sampah-sampah dibersihkan, dipungut, dimasukkan ke dalam tong sampah. Setelah itu kelas dipel agar sisa-sisa kotoran dapat hilang.
Setelah acara bersih-bersih berakhir, masih ada lagi agenda lanjutan. Menibun halaman yang tergenang oleh air. Sebelum itu mereka membersihkan lumpur-lumpur menggunakan alat. Setelah itu lumpur diangkutkan ke mobil brondol untuk dibuang. Barulah halaman ditimbun menggunakan pasir.
Lelah dirasakan oleh kawan-kawan 3 Aly. Namun hal itu sangat mereka nikmati sebab mereka beruntung dapat menorehkan peranannya dalam acara ini. Esoknya mereka masih mendapat tugas membantu menyukseskan jalannya acara. (jin1abad. Sarjoko)

WAREG
Panggung Acara

Pagi yang cukup cerah mengundang siswa 3 Aly yang mendapat tugas untuk menuju ke komplek PIM. Seragam biru mereka kenakan. Hari ini ada silaturrahmi KMF Pati yang dihadiri oleh Direktur PIM, KH. M. A. Sahal Mahfudz. Para siswa langsung mendapat intruksi menata kursi di halaman. Yang lain ikut mengambil barang-barang di ndalemnya KH. Mu’adz Thohir menggunakan mobil Panther sekolahan. Semua melaksanakan tugasnya dnegan sepenuh hati.
Saat mobil datang para siswa langsung membantu menurunkan barang berupa piring, mangkok dll dan mengusungnya ke kelas sebelah barat Perpustakaan PIM. Hilir-mudik para siswa membawanya. Kringat sampai mengucur menandakan bahwa mereka tengah bekerja keras.  lima kali mobil membawa barang dari ndalemnya abah Mu’adz. Yang kedua membawa barang pecah belah yang masih tertinggal dan konsumsi, yang ketiga konsumsi. Yang lain lauk dan segala tetek bengeknya.
Para siswa dibagi tugas sebagai tukang parkir, tukang antar konsumsi, dan menata tempat makan. Tiga orang ndalem mengkoordinir para siswa. Tempat ditata sedemikian rupa hingga terpampanglah tempat yang meggiurkan. Aneka hidangan beraroma lezat seribit-seribit menerpa hidung siswa yang belum sarapan. Jadilah perutnya semakin keroncongan. Lelah, capek dan segala yang berbau keluhan mampir di tubuh siswa. Sampai-sampai ada yang tertidur di kelas.
Tugas yang mereka jalankan benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Ada satu cerita di mana saat menata meja, plastik mika yang digunakan sebagai pelapis kehabisan. Dua siswa bergegas mencari plastik di toko elfour membawa motor scoopy pinjaman dari dua pengunjung bursa yang sama sekali tak mereka kenal. Plastik didapat. Alhamdulillah…
Setelah acara selesai, para siswa mendapat kejutan. Prasmanan yang disediakan untuk tamu undangan masih banyak tersisa. Mereka langsung secepat kilat mencicipi sate, udang, ikan dan banyak jenis makanan lainnya. Ada siswa yang pada hari itu puasa langsung membatalkannya karena tidak kuat oleh godaan ikan dan hidangan yang terpampang di depan mata. Perut mereka dijamin terisi penuh….(jin1abad. Sarjoko)